“Harapannya ya dibenahi, pasar mau pindah kan masih lama, biar tidak bocor,” pintanya.
Selama dua puluh lima tahun berdagang di Pasar Bitingan, Tutik menyebut bahwa perbaikan talang air belakangan ini tidak dilakukan dengan serius. Sehingga, kondisi kebocoran terjadi secara berulang.
“Pembeli mau masuk kan tidak jadi kan kondisi pasarnya begini,” keluhnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Agus Sumarsono menyebut bahwa pihaknya belum bisa melakukan perbaikan talang untuk Pasar Bitingan dalam waktu dekat.
Ini mengingat bahwa anggaran untuk pemeliharaan pasar sudah teralokasi seluruhnya. Sedangkan untuk rencana revitalisasi Pasar Bitingan di tahun 2026 sudah tidak ada.
Kendati demikian, pihaknya akan mengupayakan untuk anggaran pemeliharaan rutin di tahun depan, agar kondisi talang bisa diperbaiki sementara. Sembari menunggu pedagang Pasar Bitingan direlokasi sepenuhnya.
“Nanti kita koordinasikan dengan koordinator pasar, mungkin smeentara ini bisanya pakai swadaya, karena anggaran pemeliharaan sudah habis. Akan kita usahakan di tahun depan untuk pemeliharaan,” ucapnya. ***
