“Adapun untuk pelantikan pengurus akan disesuaikan dengan kesiapan masing-masing wilayah,” bebernya.
Melalui konsolidasi berjenjang tersebut, Golkar Kudus berharap struktur partai semakin solid dan mampu memperkuat komunikasi politik dengan masyarakat. Penjaringan kader potensial juga menjadi bagian dari persiapan untuk menghadapi persaingan dalam pemilu mendatang.
Anis menegaskan, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan struktur organisasi, tetapi juga oleh kemampuan kader dalam memahami kebutuhan masyarakat. Karena itu, komunikasi dengan warga perlu terus dibangun agar partai dapat hadir dan memberikan manfaat secara nyata.
“Kunci agar partai bisa diterima masyarakat adalah konsolidasi dan komunikasi. Kami harus mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat, kemudian berusaha menjawabnya,” jelasnya.
Selain mematangkan persiapan pemilu, Golkar Kudus juga menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar sebagai momentum untuk memperkuat soliditas internal sekaligus mendekatkan diri kepada masyarakat.
Sejumlah kegiatan digelar dalam rangkaian peringatan tersebut, mulai dari ziarah makam pahlawan, tumpengan, santunan anak yatim piatu, pembagian sembako, hingga kegiatan olahraga dan perlombaan. Peringatan HUT juga dilaksanakan secara serentak secara nasional melalui sambungan virtual bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
Di sisi lain, Anis turut menegaskan komitmen Golkar untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kepemimpinan nasional hingga periode kedua. Sikap tersebut menjadi bagian dari arah politik partai dalam menghadapi dinamika politik nasional.
Ia menambahkan, Golkar siap menghadapi sistem pemilu yang nantinya diberlakukan, baik terbuka maupun tertutup. Oleh sebab itu, penguatan organisasi, persiapan kader, dan komunikasi politik terus menjadi perhatian partai.
Anis berharap, konsolidasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat memperkuat posisi Golkar di tengah masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan pemilih.***
