Nilai Ekspor di Kudus Capai Rp 400 Miliar, Produk Lokal Mulai Bidik Pasar Global

Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Fitrianto. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

“Kendalanya biasanya terkait legalitas usaha dan perizinan yang harus lengkap, kemudian faktur harus disiapkan, packaging sampai nanti di lokasi,” katanya.

Selain persoalan administrasi, kapasitas produksi juga menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha lokal.

Menurut Fitrianto, pelaku usaha terkadang kesulitan memenuhi kuantitas produk yang diminta pembeli karena keterbatasan bahan baku. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kerja sama dengan buyer.

Bacaan Lainnya

“Yang sering menjadi kendala itu kuantitas yang harus disediakan pelaku usaha lokal. Terkadang kesulitan bahan, sehingga dari pemasaran bisa memutus kontrak pelaku usaha kita dengan buyer,” ungkapnya.

Untuk mengatasi berbagai kendala tersebut, Dinas Perdagangan Kudus menggelar pembinaan ekspor bagi pelaku usaha. Kegiatan diikuti 35 peserta secara tatap muka, sementara peserta lainnya mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting.

“Harapannya memang pelaku usaha ada support kembali, semangat untuk meningkatkan usahanya agar naik kelas, yang semula hanya tingkat lokal ini bisa menarik di tingkat global,” pungkas Fitrianto. ***