“Kalau kelamaan nanti terlalu lunak, ini direndam aja pakai air panas dan tidak perlu direbus biar sensasinya pas makan itu ada ceplus-ceplusnya,” katanya.
Kemudian, menyiapkan bahan-bahan untuk membuat sambalnya, meliputi, bawang merah, terasi, capai khas Desa Japan, dan garam secukupnya. Setelah itu dihaluskan dengan cara diulek, baru kemudian dicampurkan dengan pacar air.
“Kalau mau pakai opsi sambal lain juga bisa, sesuai selera, kalau di sini biasanya kita pakai sambal bawang terasi itu,” ucapnya.
Menurutnya, sambal pacar air ini cocok dinikmati dengan nasi dan sayur rebung atau sayur lompong. Rasa pedas yang khas akan menambahkan kenikmatan dari nasi dan sayur yang akan dikonsumsi. Lalu, dipadukan pula dengan balado piyek dan gorengan.
“Yang khas juga di sini bisa dipadukan dengan sayur nangka muda atau sayur labu siam, itu juga sangat cocok sekali. Tapi tidak cocok untuk urap, karena cita rasanya sudah tebal,” katanya.
Lebih lanjut, Titin menerangkan bahwa tanaman pacar air juga memiliki berbagai khasiat yang baik untuk dikonsumsi. Seperti berkhasiat untuk mengatasi kembung dan mengandung kalsium yang baik untuk pertumbuhan tulang.
“Ini bisa dibilang khas Japan ya, karena banyak masyarakat dari luar kota bahkan luar desa yang kaget karena baru pertama tau pacar air bisa jadi sambal, dan banyak dari review mereka yang bagus, makanya kita jadikan sambal pacar air ini sebagai unggulan Desa Japan,” tukasnya. ***
