Nenek Korban Banjir Kudus Menangis Ingat 7 Kucingnya, Polisi Terjun Lakukan Evakuasi

Polisi di Kudus terjang banjir evakuasi di Desa Payaman, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

“Alhamdulillah, matur nuwun Pak Polisi. Kulo sampun tenang,” ucap Mbah Narti haru.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan Polri kepada masyarakat terdampak bencana.

“Kami tidak hanya fokus pada keselamatan warga, tetapi juga memperhatikan hal-hal yang menjadi beban pikiran masyarakat, termasuk hewan peliharaan. Karena bagi sebagian warga, itu adalah bagian dari keluarga,” ujar AKBP Heru.

Bacaan Lainnya

Kapolres juga menawarkan solusi sementara dengan menitipkan tujuh ekor kucing tersebut untuk dirawat di Polsek Mejobo hingga kondisi Desa Payaman benar-benar aman dan banjir surut.

“Sementara waktu, kucing-kucing tersebut akan kami rawat di Polsek Mejobo. Nanti setelah kondisi memungkinkan dan banjir surut, bisa dikembalikan kepada pemiliknya,” jelas Kapolres.

AKBP Heru Dwi Purnomo turut mengimbau masyarakat terdampak banjir agar tetap tenang, mengikuti arahan petugas, dan segera melapor apabila membutuhkan bantuan.

“Kami mengimbau warga untuk tetap berada di posko pengungsian demi keselamatan. Jika ada kebutuhan mendesak atau hal-hal yang mengkhawatirkan, segera sampaikan kepada petugas. Polri bersama stakeholder terkait siap hadir dan membantu,” pungkasnya. (J05/A01)