Peristiwa yang terjadi di wilayah Demak, menurut Nana, menjadi keprihatinan Provinsi Jawa Tengah. Setidaknya ada sekitar 12 kabupaten/kota yang ada di Jateng telah diperbantukan untuk bahu-membahu memberikan pertolongan bagi warga yang terdampak banjir. Termasuk sinergitas dengan TNI-Polres Kudus dan Demak, serta Kodam IV Diponegoro Jawa Tengah.
“Saat ini kami membentuk tim untuk evakuasi, kegiatan evakuasi juga masih kami lakukan, karena ada masyarakat yang belum dievakuasi dan memilih bertahan di tanggul-tanggul maupun rumahnya,” kata Nana.
Selain itu, untuk saat ini, proses penambalan tanggul yang jebol juga telah dilakukan. Kementerian PUPR sudah memasukkan alat berat ke lokasi tanggul jebol untuk segera melakukan penambalan. pun pompa juga disiagakan untuk memompa air dari wilayah warga ke Sungai Wulan.
Di samping itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Demak yang mengungsi di wilayah Kabupaten Kudus, Pj Gubernur Jateng menyerahkan sejumlah bantuan logistik. Bantuan itu diharapkan bisa bermanfaat bagi mereka yang sedang mengungsi.
Di sisi lain, Dirjen SDA Kementerian PUPR, Bob Arthur Lombogia menjelaskan meskipun dalam cuaca hujan, prose penambalan tanggul jebol terus dilakukan. Dua titik tanggul Sungai Wulan menjadi fokus utama untuk dilakukan penambalan terlebih dahulu, di samping melakukan penutupan tanggul irigasi lainnya yang juga ikut jebol.
“Kami upayakan juga, genangan di kawasan yang tergenang kita siapkan 12 pompa untuk mengurangi debit air yang keluar dari jebolan tanggul, 5 diantaranya sudah mulai kami operasikan,” ujarnya.
Sejumlah kendala, lanjut Arthur, dihadapi oleh tim yang bertugas menutup tanggul. Salah satunya karena akses menuju lokasi yang cukup sulit, sehingga harus menggunakan excavator amphibious.
Sebab lokasi tanggul yang arus airnya deras, proses penutupan tanggul juga dilakukan dengan hati-hati. Meski begitu, pihaknya terus berpaya agar proses penutupan tanggul bisa segera diselesaikan.
“Kita berusaha secepatnya menutup. Mobilisasi alat seefektif mungkin, tidak terlalu banyak menggunakan alat. Harapannya Senin (12 Februari 2024) harus tertutup,” terangnya.***
