Mulai Besok, TPA Tanjungrejo Kudus Rencananya Akan Dibuka Kembali

Kondisi TPA Tanjungrejo yang telah dilakukan penataan dan penyemprotan eco-enzim oleh Pemkab Kudus pada Sabtu, 25 Januari 2025. (Nila/Zonanews.id)

Pj Bupati Kudus, Herda Helmijaya menyampaikan, persoalan sampah kali ini bukan hanya dirasakan masyarakat Desa Tanjungrejo saja, tapi juga seluruh masyarakat Kudus.

Untuk itu, pihaknya membutuhkan kerja sama semua pihak mulai dari Pemerintah daerah, Forkopimda, hingga masyarakat Kudus dalam pengelolaan sampah.

“Pemda harus komitmen untuk memenuhi permohonan masyarakat mengenai dampaknya,” kata Herda.

Bacaan Lainnya

“Mudah-mudahan dalam waktu dua hari ini, permasalahan lindi hingga bau menyengat sampah bisa diselesaikan. Desa yang terdampak mengawal komitmen ini, mudah-mudahan langkah ke depan bisa menjadi solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” lanjutnya.

Orang nomor satu di Kudus itu juga mengimbau, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kudus untuk ikut serrta dalam membantu menyelesaikan masalah sampah ini.

“Kita lihat ke depan, komitmen mereka terlihat dari hasil mereka,” tegas Herda.

Pj Bupati juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kudus untuk merubah pemikiran tentang membuang sampah menjadi mengolah sampah.

Sebab dengan menekankan pada diri untuk mengolah sampah, pemilihan antara sampah organik dan anorganik bisa dilakukan dari awal.

“Sampah organik komposisinya 60 persen dari total sampah masyarakat Kudus. Ketika sudah terpilah, sampah organik bisa kita geser ke Oasis (Djarum Foundation) untuk diolah di sana,” terang Pj Bupati Kudus.

Herda Helmijaya juga menginstruksikan pada Dinas PKPLH dan pihak terkait untuk segera membersihkan tumpukan sampah di jalanan Kudus.

“Mulai hari ini dan ke depan, tidak ada lagi sampah yang berserakan. Pemerintah desa dan warga setempat silakan mengawasi kinerja pemerintah daerah,” tutupnya.***