Miliki DNA Usaha, Pemkab Targetkan Semakin Banyak Produk dari Kudus Tayang di E-Katalog

Kegiatan Sosialisasi Peluang Usaha Belanja Pemerintahan melalui Katalog Elektronik yang berlangsung di gedung pertemuan Hotel Griptha Kudus, Jumat, 2 Februari 2024. (NILA)

KUDUS, ZONANEWS.ID — Penjabat (Pj) Bupati Kudus Muhammad Hasan Chabibie menyebut bahwa warga Kudus itu memiliki DNA di bidang usaha, perdagangan, hingga bisnis. Hal itu tidak terlepas dari filosofi Sunan Kudus yakni Gusjigang (Bagus, Ngaji, Dagang) yang bertahan serta dilestarikan terus menerus oleh warga Kudus sampai saat ini.

Untuk itu ketika berbicara E-Katalog, yakni sebuah aplikasi belanja online yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pemerintah (LKPP), Pemkab Kudus yakin bahwa akan semakin banyak produk asli Kudus yang tayang dalam E-Katalog.

Pj Bupati Hasan mengungkapkan, pada tahun 2023, total capaian realisasi e-purchasing Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus sebesar Rp329,62 miliar, yang terbagi di katalog non Kudus Rp180 miliar dan katalog lokal Kudus sebesar Rp181 miliar.

Bacaan Lainnya

Kemudian hingga 1 Februari 2024, Kabupaten Kudus sudah memiliki 33 etalase dan 161 penyedia barang dengan lebih dari 6.448 produk tayang dengan katalog yang sudah diluncurkan akhir tahun kemarin.

“Saya kira, hal itu merupakan langkah yang sangat maju. Ke depan kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan, sehingga lebih banyak lagi etalase yang hadir, lebih banyak lagi penyedia yang hadir, serta banyak lagi produk yang ditayangkan,” ungkap Hasan selepas menghadiri pembukaan kegiatan Sosialisasi Peluang Usaha Belanja Pemerintahan melalui Katalog Elektronik yang berlangsung di gedung pertemuan Hotel Griptha Kudus, Jumat, 2 Februari 2024.

Dengan capaian yang ada di tahun sebelumnya, harapannya di tahun 2024, capaiannya bisa berkali-kali lipat.

“Karena di Kudus itu memang DNA UMKM, dagang, bisnis, jadi saya yakin semakin mudahnya orang mengakses layanan katalog-katalog ini, pasti akan menaikkan volume transaksi di Kabupaten Kudus,” terangnya.