Djarum Foundation sendiri, telah melakukan kerjasama denagn Desa Lestari sejak tahun 2019 melakukan pelatihan dan pendampingan BUMDes.
Ia menuturkan, tujuan dilakukannya pendampingan bagi BUMDes ini yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan desa. Khususnya, meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang ada di Kabupaten Kudus.
“Target kami itu di tahun 2024, semua desa yang ada di Kabupaten Kudus bisa memiliki BUMDes,” ucapnya.
Pendampingan yang dilakukan PT Djarum kepada BUMDes yang ada di Kudus yaitu terkait peningkatan kompetensi, pengelolaan organisasi dan mengenali potensi daerahnya. Pihaknya membantu memberdayakan BUMDes dengan melakukan berbagai kegiatan pelatihan.
“PT Djarum bersama desa mencoba memberdayakan dan melakukan pelatihan bagi masyarakat,” ujarnya.
Diketahui, pembentukan BUMDes tidak lepas dari musyawarah desa. Oleh karena itu, masyarakat diharapkannya bisa turut serta membangun BUMDes di wilayahnya masing-masing.
“Saat ini BUMDes di Kudus yang sudah memiliki legalitas baru ada di 44 desa. Padahal, legalitas ini penting untuk digunakan dalam hal perbankan, sehingga BUMDes bisa dapat modal dan berkolaborasi dengan yang lain,” tuturnya.
