Persaingan menuju gelar juara akan diawali melalui fase grup yang mempertemukan tim-tim dari berbagai daerah dengan karakter permainan yang beragam. Pada Minggu, 21 Juni 2026, telah dilakukan group drawing untuk babak penyisihan MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026.

Grup A: Surabaya, Jakarta, Malang dan Samarinda. Grup B: Solo, Yogyakarta, Semarang, dan Banjarmasin. Grup C: Kudus, Bandung, Tangerang, dan Bekasi.
Babak penyisihan MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 akan berlangsung pada 23-25 Juni dengan menggunakan sistem setengah kompetisi. Pada penyisihan grup dan kualifikasi setiap tim yang menang mendapat tiga poin, seri satu poin, kalah 0 poin.
Berikutnya, juara dan runner-up dari masing-masing grup akan lolos ke babak perempat final, beserta dua tim peringkat tiga terbaik dari fase grup.
Setelah itu, babak perempat final (26 Juni) sampai final (28 Juni), MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 akan menggunakan sistem gugur (knock-out). Jika di babak knock-out pertandingan berlangsung imbang, akan langsung diadakan adu penalti untuk menentukan pemenangnya.
Didiet Fadriana Abdulkadir, Business Unit Head Dairy – PT Global Dairy Alami, mengatakan, MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 menjadi penanda berakhirnya satu musim kompetisi yang melibatkan 25.727 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, pencapaian para pemain yang berhasil tampil di Kudus menunjukkan besarnya antusiasme sekaligus potensi sepak bola putri usia dini yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
“Kami mengapresiasi semangat, kerja keras, dan perjuangan seluruh peserta dari 12 kota yang telah mengikuti rangkaian MilkLife Soccer Challenge 2026,” sambut ya.
Menurutnya, perjalanan hingga mencapai babak All-Stars tentu bukan hal yang mudah dan menjadi bukti dedikasi mereka dalam mengembangkan kemampuan di bidang sepak bola.
“Kami mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh atlet yang akan berlaga. Tunjukkan sportivitas, semangat pantang menyerah, dan keberanian untuk terus berkembang di setiap pertandingan. Jadikan pengalaman ini sebagai momentum untuk belajar, berprestasi, dan menginspirasi lebih banyak anak perempuan Indonesia untuk berani mengejar mimpinya melalui sepak bola. Saatnya #BeraniCetakGol,” ujar Didiet.
MilkLife Soccer Challenge merupakan salah satu rangkaian ekosistem pengembangan sepak bola putri Indonesia yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation lewat kompetisi bertajuk Women’s Soccer Trilogy 2026.
Selain MLSC All-Stars (23-28 Juni), turnamen berkesinambungan yang dirancang untuk memperluas talent pool sekaligus melahirkan calon pemain timnas putri Indonesia ialah HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-15 & U-18 (5-12 Juli), dan Srikandi Merdeka Cup U-16 (14-23) Agustus persembahan Caffino.
Sementara itu, juara MLSC tahun lalu, Kudus lewat pernyataan Yayat Hidayat sebagai Pelatih Kepala menilai jika ajang tahun ini jadi lebih kompetitif karena diikuti oleh 12 tim.
Baginya, tantangan untuk mempertahankan gelar cukup berat, tapi optimis tetap bisa berkat materi pemain dan dukungan supporter sebagai tuan rumah.
“Untuk tahun ini mungkin lebih meriah dari tahun kemarin karena ada tambahan peserta jadi 12 tim. Ada perubahan dalam jumlah pemain juga, tentunya cukup berat tim-tim lawan. tapi saya sebagai tuan rumah akan memaksimalkan dukungan supporter dan insya allah siap mempertahankan gelar juara MLSC All-Stars. Yang pasti, turnamen ini adalah pesta anak-anak, yang penting mereka enjoy, happy, dan menikmati pertandingan. Untuk saya, kemenangan adalah bonus,” kata Coach Yayat. ***
