Mawahib Ajak Pemuda di Kudus Pahami Pentingnya Destana di Tiap Desa Rawan Bencana

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Mawahib saat memberikan penjelasan tentang pentingnya Destana di tiap desa di Kudus yang rawan bencana, Jumat, 5 Juni 2024. (NILA)

KUDUS, ZONANEWS.ID — Anggota Komisi E Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah, Mawahib, mengajak puluhan pemuda di wilayah Kabupaten Kudus memahami betul tentang pentingnya Desa Tangguh Bencana (Destana) ada di setiap desa yang rawan terdampak bencana alam, baik itu ketika musim kemarau maupun musim penghujan tiba.

Bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, sejumlah hal dikatakan Mawahib bisa dilakukan sebagai upaya mitigasi bencana. Salah satunya dengan hadirnya Destana di tiap desa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya Desatana, khususnya bagi desa-Desa yang menjadi hotspot bencana (rawan bencana), seperti Kaliwungu sampai Desa Gondorharum yang rawan banjir, dan wilayah atas yang sering longsor,” ungkap Mawahib setelah kegiatan yang berlangsung di Aula SMK Assa’idiyah 2 Kudus pada Jumat, 5 Juli 2024 sore.

Bacaan Lainnya

Melalui Destana, dirinya yakin masing-masing desa yang rawan bencana bisa meminimalisir dampak bencana yang sewaktu-waktu tiba.

Untuk itu, agar program Destana mampu berjalan maksimal, dibutuhkan peran serta masyarakat bersama unsur pentahelix di tiap desa. Termasuk dalam pemenuhan sarana dan prasarana ketika menghadapi bencana.

Dalam mewujudkan semua itu, Mawahib menyadari dibutuhkan anggaran yang cukup. Sehingga, dirinya mendorong pemenuhan desa setempat untuk mengalokasikan beberapa persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang dimiliki untuk mendukung Destana di wilayahnya.

“Untuk desa-desa yang menjadi hotspot bencana, Destana menjadi program prioritas yang harus dianggarkan. Minimal 10 persen desa mengalokasikan (APBDes) untuk Destana, termasuk untuk SDM-nya atau relawannya,” terangnya.

“Kalau (penanggulangan bencana) jadi prioritas di desa, Pemkab pasti akan memberikan stimulan dan pemerintah provinsi juga akan mengikuti. Meskipun (Destana) tidak menyelesaikan masalah, tapi paling tidak bisa mitigasi bencana,” ujar Mawahib yang diketahaui menyalonkan diri sebagai Bupati Kudus periode 2024-2029 tersebut.

Puluhan pemuda di Kudus yang mengikuti kegiatan sosialisasi tentang pentingnya Destana bagi setiap desa rawan bencana di wilayah Kabupaten Kudus pada Jumat, 5 Juli 2024. (NILA)