Berkaitan dengan usia fosil yang telah ditemukan, peneliti yang juga Dosen di UKSW Salatiga ini pun menyebut bahwa belum bisa diperkirakan berapa usia dari fosil tersebut. Karena hal tersebut memerlukan analisis dan kajian lanjutan.
“Setelah ekskavasi ini baru dilakukan analisis, kalau saat ini belum tahu usia berapa tahun lalu fosilnya,” tambahnya.
Pihaknya juga menjelaskan, fosil hewan purba tersebut ditemukan pada lapisan tanah yang kedalamannya cukup dangkal. Diantaranya bahkan ada yang ditemukan di kedalaman tanah sekira satu meter saja.
“Karena kita juga ada pakar geologi, menariknya penelitian ini bisa lihat pada lapisannya. Kalau temuan-temuan biasanya atau dari warga itu kan sebelumnya kita tidak tahu lapisan tanah bagaimana fosil itu ditemukan,” tuturnya.
Sejauh ini, belum ada kendala yang berarti mengenai kegiatan penelitian di Situs Purbakala Patiayam yang telah dilakukan. Cuaca juga dirasa mendukung dengan intensitas hujan yang rendah, sehingga pada prosesnya berjalan lancar.
“Kendala tidak ada, paling cuaca panas, tapi itu lebih baik daripada hujan malah licin nanti,” tambahnya. ***
