Lebih lanjut, Masan juga akan mencari data terkait jumlah sasaran penerima manfaat MBG di Kudus. Data tersebut diperlukan untuk mengetahui apakah seluruh sasaran sudah mendapatkan layanan atau masih terdapat kekurangan.
“Kami nanti akan mencoba mencari data itu biar nanti kita tahu sebetulnya kita butuh SPPG berapa. Idealnya satu SPPG itu ada berapa,” ujarnya.
Masan menyebut saat ini di Kabupaten Kudus telah terdapat 124 SPPG, sementara enam lainnya masih dalam tahap persiapan. Dengan demikian, terdapat potensi 130 SPPG yang nantinya beroperasi untuk mendukung pelaksanaan program MBG.
“Kalau 130 ini apakah sudah cukup atau memang kurang? Kalau sudah cukup ya sudah,” katanya.
Menurutnya, selain jumlah SPPG, distribusi penerima manfaat juga perlu ditata agar sesuai dengan kapasitas masing-masing dapur. Sebab, setiap SPPG memiliki jumlah relawan dan kapasitas produksi yang berbeda.
“Tinggal nanti ditata supaya nanti tidak ada yang terlalu banyak penerima manfaatnya, ada yang terlalu sedikit. Jadi nanti diratakan sesuai dengan kapasitas dapur masing-masing,” jelasnya. ***
