KUDUS, ZONANEWS.ID — Sedang dalam masa pemulihan, masyarakat dilarang menginjak rumput alun-alun Simpang 7 Kudus selama dua minggu ke depan. Pembatasan ini sebagai upaya menata kembali area Simpang 7 Kudus yang rumputnya rusak parah selepas Dandangan.
Dari pantauan di lokasi pagi ini, seputaran alun-alun telah dipasang tanda pembatas. Lokasi alun-alun telah disterilkan di samping para petugas Dinas Perumahan, Kawasannya Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus melakukan perbaikan.
Kepala Dinas PKPLH Kudus Abdul Halil menjelaskan bahwa pemasangan tanda pembatas sudah dilakukan sejak kemarin, 26 Maret 2023 sore. Tujuannya adalah untuk menata area simpang 7 Kudus.
Di mana dalam proses penataan ini, masyarakat dilarang untuk menginjak-injak area rumput alun-alun sebelum semuanya kembali pulih.
“Pembatas sudah kita pasang sejak kemarin sampai sekitar dua minggu ke depan, hingga rumput sudah benar-benar tumbuh nanti baru kita lepas pembatasnya itu,” ungkap Halil saat dimintai keterangan, Selasa 28 Maret 2023.
Lebih lanjut, Halil menjelaskan bila saat ini para petugas PKPLH sedang menata pinggiran alun-alun dengan rumput. Sedangkan di area tengah alun-alun sudah mulai diberi pupuk urea yang dicampur dengan pupuk kompos.
