“Saya lihat kemarin rumput di area tengah sudah mulai tumbuh,” kata Halil.
“Untuk saat ini masyarakat dilarang untuk menginjak rumput di lapangan alun-alun. Tapi kalau mau beraktivitas di seputaran alun-alun yang tidak menginjak rumput tidak apa-apa,” sambungnya.
Dalam pemulihan rumput alun-alun ini, Dinas PKPLH dikatakan Halil bekerjasama dengan beberapa pihak. Diantaranya dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kudus dalam pengadaan pupuk hingga tim dari PT Djarum.
Pun dalam mensterilkan alun-alun ini, Dinas PKPLH juga bekerjasama dengan Satpol-PP Kudus untuk penjagaan. Termasuk petugas dari dinas PKPLH juga memberikan himbauan agar tidak ada yang menginjak rumput alun-alun.
Untuk saat ini, dinas PKPLH rutin melakukan penyiraman lapangan alun-alun setiap sore hari. Pemulihan ini pun ditegaskan Halil akan fokus menggunakan anggaran rutin yang dimiliki dinas dan tidak ada anggaran khusus untuk perbaikan ini.**
