Masa Pemulihan, Masyarakat Dilarang Injak Rumput Alun-alun Simpang 7 Kudus

Dalam masa pemulihan, pembatas mengelilingi lapangan alun-alun Simpang 7 Kudus sebagai upaya untuk mensterilkan lokasi agar tidak diinjak-injak. (NILA)

“Saya lihat kemarin rumput di area tengah sudah mulai tumbuh,” kata Halil.

“Untuk saat ini masyarakat dilarang untuk menginjak rumput di lapangan alun-alun. Tapi kalau mau beraktivitas di seputaran alun-alun yang tidak menginjak rumput tidak apa-apa,” sambungnya.

Dalam pemulihan rumput alun-alun ini, Dinas PKPLH dikatakan Halil bekerjasama dengan beberapa pihak. Diantaranya dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kudus dalam pengadaan pupuk hingga tim dari PT Djarum.

Bacaan Lainnya

Pun dalam mensterilkan alun-alun ini, Dinas PKPLH juga bekerjasama dengan Satpol-PP Kudus untuk penjagaan. Termasuk petugas dari dinas PKPLH juga memberikan himbauan agar tidak ada yang menginjak rumput alun-alun.

Untuk saat ini, dinas PKPLH rutin melakukan penyiraman lapangan alun-alun setiap sore hari. Pemulihan ini pun ditegaskan Halil akan fokus menggunakan anggaran rutin yang dimiliki dinas dan tidak ada anggaran khusus untuk perbaikan ini.**