Tradisi ETK tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan nilai-nilai kepramukaan kepada masyarakat dan generasi muda melalui kegiatan yang melibatkan banyak unsur.
“Estafet Tunas Kelapa bukan hanya perjalanan membawa sebuah simbol, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan semangat persatuan, kebersamaan, dan persaudaraan di antara anggota Pramuka,” ujar Ketua Kwarcab Kudus, Bellinda Birton.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian perjalanan di wilayah Kabupaten Kudus, Estafet Tunas Kelapa kemudian diteruskan menuju Kabupaten Demak.
Prosesi timbang terima dilaksanakan pada Selasa, 1 September 2026, di Garasi Bus Nusantara, Karanganyar, Kabupaten Demak.
Dalam prosesi tersebut, Estafet Tunas Kelapa dari Kwarcab Kudus diserahkan oleh Sekretaris Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kudus, Eko Djumartono, kepada Kwarcab Demak dan diterima langsung oleh Ketua Kwarcab Demak, Sri Fahrudin Bisri Slamet.
Serah terima ini menjadi penanda berlanjutnya perjalanan ETK Kwarda Jawa Tengah Tahun 2026 menuju wilayah berikutnya.
“Kami berharap semangat Estafet Tunas Kelapa ini terus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk bergerak bersama, berkarya, mengabdi kepada masyarakat, serta menjaga persatuan,” lanjutnya.
Melalui ETK 2026, Kwarcab Kudus turut meneguhkan nilai Tri Satya dan Dasa Darma sekaligus mempererat soliditas antarkwartir di Jawa Tengah. ***
