“Tapi kami berharap pekerjaan bisa selesai lebih cepat, karena ini sudah mulai masuk musim penghujan. Jadi keberadaan drainase sangat vital untuk bisa mengurangi dampak banjir,” kata Pj Bupati Kudus.
“Insyaallah di puncak musim hujan sekitar bulan Desember hingga Februari, drainase sudah bisa berfungsi untuk mengurangi dampak banjir selama ini ada di perempatan jember,” lanjut Hasan Chabibie.
Orang nomor satu di Kudus itu menargetkan, genangan banjir di perempatan jember bisa seratus persen berkurang ketika drainase Jalan Turaichan berfungsi.
Ditambah drainase di Jalan Sunan Kudus yang juga dimanfaatkan untuk mengurangi banjir di perempatan jember yang sama-sama muaranya ke Sungai Sili.
“Memang diharapkan seratus persen banjir di sana betul-betul bisa dikurangi, karena ini sodetan baru yang dibuat untuk mengurangi atau membelokkan debit volume air yang selama ini sangat deras posisinya dari sana,” kata Hasan Chabibie.
Di sisi lain, Hasan mengingatkan agar lapisan aspal yang nantinya akan menutup drainase, ketinggiannya tidak berbeda jauh dengan jalan sebelumnya.
Sehingga permukaan jalan rata dan tidak mengganggu pengguna jalan nantinya.***
