Kumpulkan SPPG se-Kudus, Bellinda Birton Evaluasi Total Insiden Dugaan Keracunan MBG di SMAN 2

Ketua Satgas MBG Kudus, Bellinda Birton mengumpulkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kodim 0722/Kudus pada Jumat, 30 Januari 2026, untuk evaluasi dugaan keracunan MBG di SMAN 2 Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan menangani secara serius insiden dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami ratusan siswa SMA Negeri 2 Kudus pada Kamis, 29 Januari 2026.

Ketua Satgas MBG Kudus, Bellinda Birton langsung mengumpulkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kodim 0722/Kudus pada Jumat, 30 Januari 2026. Ia melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG.

Evaluasi tidak hanya difokuskan pada insiden yang terjadi, tetapi juga pada seluruh rangkaian proses penyediaan makanan agar kejadian serupa tidak terulang. Mencakup higienitas, waktu pengolahan makanan, hingga sistem distribusi ke sekolah.

Bacaan Lainnya

“Peristiwa kemarin menjadi perhatian kami semua. Evaluasi akan kami lakukan secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan,” kata Bellinda, yang

Pihaknya juga berencana memperkuat koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Pertemuan dengan BGN dijadwalkan pada pekan depan guna membahas hasil evaluasi serta merumuskan langkah perbaikan dalam pelaksanaan MBG.

Salah satu wacana yang tengah dikaji adalah penyeragaman menu MBG di seluruh SPPG di Kabupaten Kudus. Opsi ini dinilai dapat mempermudah pengawasan sekaligus menekan potensi kesalahan dalam pengolahan makanan.

“Ini masih sebatas rencana dan akan kami konsultasikan terlebih dahulu dengan BGN,” imbuhnya.

Terkait kondisi korban, Bellinda mengungkapkan bahwa hingga Jumat, 30 Januari 2026 pagi masih terdapat 47 siswa yang menjalani perawatan di rumah sakit. Kondisi para siswa dilaporkan terus menunjukkan perkembangan positif.

Sementara itu, Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie menegaskan bahwa Kodim bersama Forkopimda Kudus akan terus berkoordinasi untuk memastikan program MBG dapat berjalan dengan aman dan optimal.

Kodim 0722/Kudus juga berkomitmen memperkuat pembinaan dan evaluasi terhadap petugas SPPG, baik dari sisi teknis pelayanan maupun penanaman tanggung jawab dan nasionalisme.

“Petugas SPPG sebelumnya sudah pernah dibina, nanti akan kami perkuat lagi. Mereka akan kami ajak upacara setiap 17 Agustus agar tertanam jiwa nasionalisme. Ini menyangkut masa depan generasi,” tegasnya.

Dengan langkah tersebut, diharapkan kualitas layanan MBG semakin baik dan kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang. ***