Kukuhkan 44 Guru Inti PBG, Sam’ani Gaungkan Nilai “BerBUDAYA” dalam Dunia Pendidikan

Foto bersama, usai pengukuhan 44 guru inti Pusat Belajar Guru (PBG) Kudus. (Foto: Zonanews.id)

“Guru harus menjadi teladan, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta aktif menciptakan inovasi pembelajaran. Dengan begitu, pendidikan di Kudus dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi generasi mendatang,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PBG Kudus periode 2026–2030, Achmasepti Kumala dari SMP 1 Undaan, menyampaikan bahwa pengukuhan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran guru sebagai penggerak perubahan.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi langkah awal bagi Guru Inti untuk menjadi katalisator perubahan di satuan pendidikan masing-masing. PBG menjadi wadah pengembangan profesional berkelanjutan melalui belajar bersama, berbagi praktik baik, dan peningkatan kompetensi,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, PBG diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi para guru untuk saling berkolaborasi dan menguatkan.

“Kami ingin PBG menjadi ruang tumbuh, di mana guru dapat berkolaborasi, saling menguatkan, dan bersama-sama meningkatkan kualitas pembelajaran di Kabupaten Kudus,” pungkasnya.

Melalui pengukuhan ini, diharapkan terbangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kudus. ***