Dukungan tersebut dapat dilakukan melalui promosi produk, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan usaha, serta membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, lembaga pendidikan, dan pihak lainnya.
“Potensi ekonomi kreatif Kudus sangat besar. Ada kuliner, kriya, fesyen, seni dan budaya, sampai kreativitas anak-anak muda di bidang digital. Tugas pemerintah adalah menciptakan ekosistem yang mendukung agar potensi tersebut dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Selain berdampak terhadap perekonomian, pengembangan industri kreatif juga dinilai mampu memperkuat identitas daerah. Produk kreatif yang mengangkat budaya lokal dapat menjadi media promosi untuk memperkenalkan Kudus ke masyarakat yang lebih luas.
Kondisi tersebut sekaligus membuka peluang bagi sektor pariwisata. Kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat dapat dikemas menjadi produk maupun atraksi yang memiliki daya tarik bagi wisatawan.
Pemkab Kudus juga memberikan perhatian terhadap keterlibatan generasi muda. Perkembangan teknologi digital dinilai memberikan ruang yang semakin luas bagi anak muda untuk menghasilkan karya sekaligus membangun usaha.
Salah satu peluang yang terus berkembang adalah subsektor animasi dan industri kreatif digital. Bidang tersebut dinilai dapat menjadi alternatif lapangan pekerjaan sekaligus mendorong generasi muda agar mampu memanfaatkan keterampilan dan kreativitasnya secara produktif.
“Ke depan, kita ingin ekonomi kreatif semakin inklusif. Anak muda, UMKM, komunitas seni, pelaku kuliner, perajin, dan seluruh masyarakat harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Ketika kreativitas tumbuh, ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” tutur Sam’ani.
Pemkab Kudus berharap apresiasi nasional tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebijakan dan program pengembangan ekonomi kreatif.
Kolaborasi lintas sektor akan terus didorong agar potensi lokal tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Dengan penguatan inovasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta perluasan akses pasar, ekonomi kreatif diharapkan dapat menjadi salah satu sektor yang menopang pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kudus.***
