Kudus Miliki 19 Kedai Balita Si Cantik, Solusi untuk Ibu Pekerja yang Tak Sempat Siapkan MPASI

Kedai Balita Si Cantik di Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

Lebih lanjut, dr. Andini membeberkan bahwa berdasarkan hasil Survei Status Gizi Nasional (SSGI) pada tahun 2024, angka stunting di Kabupaten Kudus mengalami penurunan drastis, yakni berada di angka 3,77 persen.

Angka ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yakni sekitar 15,7 persen di tahun 2023. Angka stunting pada tahun 2024 tersebut juga telah melampui target nasional yang ditetapkan sebesar 14 persen.

“Meskipun belum rilis secara resmi dari kementerian kesehatan, harapannya angka ini bisa menjadi semangat untuk terus berupaya menekan angka stunting di Kudus,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Diketahui, Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Kudus, yang sebagian besar dipengaruhi oleh pola asuh yang belum optimal dalam hal pemberian makanan bergizi, terutama makanan yang kaya protein hewani.

Berdasarkan survei PT BESTI (Bebas Stunting Indonesia), hampir 90 persen ibu-ibu di Kabupaten Kudus bekerja, sehingga mereka mengalami kesulitan dalam menyediakan makanan yang bergizi untuk anak-anak mereka. ***