Kudus Catat Enam Kasus Kematian Ibu hingga Juni 2025, Dinas Kesehatan Perketat Pengawasan

Ilustrasi. Ibu hamil. (Foto: Pixabay)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Enam kasus kematian ibu terjadi di Kabupaten Kudus sejak Januari hingga Juni 2025. Kondisi ini tentunya menjadi pukulan berat bagi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), agar kembali memperketat pengawasan kesehatan.

Enam kasus kematian ibu yang terjadi, disebabkan oleh berbagai faktor. Mulai dari ibu hamil yang memiliki riwayat epilepsi, gangguan jantung, asma, infeksi pasca melahirkan, hingga menjadi korban pembunuhan.

Sekretaris DKK Kudus, Nuryanto menyampaikan bahwa kasus kematian ibu telah semaksimal mungkin ditekan. Namun, ada beberapa kondisi dimana kasus kematian ibu terjadi di luar kendali petugas kesehatan.

Bacaan Lainnya

“Seperti yang memiliki riwayat epilepsi, karena di luar kendali kita, kejadiannya di jalan, jadi tidak sempat tertolong,” kata Nuryanto saat dimintai keterangan, Selasa, 1 Juli 2025.

Pihaknya pun menyiagakan kembali seluruh fasilitas kesehatan, baik puskesmas, klinik, maupun rumah sakit agar kasus kematian ibu tidak lagi bertambah. Baik itu melalui pengawasan calon ibu pada masa sebelum hamil hingga pasca melahirkan.

Pada masa sebelum hamil sendiri, dilakukan dengan skrining kehamilan, serta Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) tentang kehamilan di tingkat puskesmas.

Lalu, pada masa hamil, melaksanakan Antenatal Care (ANC) atau Perawatan Kehamilan terpadu yang memenuhi standar 12T yang berkualitas sesuai pedoman. Kunjungan ibu hamil (KI) dan K5 dilakukan USG dan head to too examination oleh dokter.