KUDUS, ZONANEWS.ID – Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus menggelar kirab “Rebo Wekasan: Air Salamun”. Tak kurang seribu warga meriahkan kirab yang diawali dengan 35 gunungan hasil bumi serta pembagian air Salamun di sumur Masjid Wali Al Makmur pada Selasa, 12 September 2022.
Muhammad Ridwan selaku ketua panitia Rebo Wekasan Desa Jepang sekaligus Nadzir Masjid Wali Al Makmur Desa Jepang, Kecamatan Mejobo menjelaskan tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut yakni sebagai ikhtiar doa pada Rabu terakhir di bulan Safar.
“Karena masyarakat percaya di hari Rabu Wekasan, diturunkan 320.000 bala atau bencana. Sehingga masyarakat berdoa melalui tradisi ini,” ujarnya saat ditemui di Masjid Wali Al Makmur, Selasa 20 September 2022.
Selanjutnya ia menyebutkan runtutan acara yang dimulai dengan kirab terlebih dahulu, akan diakhiri dengan pembagian air Salamun sebanyak 10.000 ukuran kantung plastik 5 kg usai Maghrib.
“Air Salamun yang berada di sumur masjid Wali, nantinya akan dibagikan. Air tersebut diwadahi dalam plastik jadi 10.000 bagian. Dan dibagikan kepada warga yang hadir,” imbuhnya.
Air Salamun di masjid itu, dinilai oleh masyarakat, memiliki keistimewaan. Menurut Ridwan, meski bertahun-tahun air itu tetap bersih dan tak ada jentik-jentik. Selain itu, ia mengaku air peninggalan wali tersebut dapat menyembuhkan bermacam jenis penyakit.
“Warga mempercayai ini dapat menyembuhkan penyakit. Jadi pada rebutan. Bukan cuma warga sini tapi dari luar daerah juga,” katanya.
Agenda kirab tersebut, menurut Ridwan sudah dimulai sejak 2019. Tetapi jauh sebelum itu, agenda seperti pembagian air Salamun sudah ada sejak turun temurun.
Ia menambahkan, dalam kirab tersebut peserta membawa Gunungan ke Masjid Wali Al Makmur.
“Kemudian didoakan. Setelah didoakan baru dibagikan ke warga,” lanjutnya.
