Kecelakaan Ambulans di Desa Japan, Saksi Duga Karena Supir Salah Injak Pedal Gas

Proses evakuasi supir minibus Ambulance yang mengalami kecelakaan di Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, pada Rabu, 14 Februari 2024. (dok. Istimewa)

Lalu untuk kerusakan pada rumahnya, ada di bagian atap dan jendela.

“Gak ada korban dalam peristiwa ini, hanya atap dan kaca rumah yang rusak,” katanya.

Kepala Desa Japan, Sigit Tri Harso membenarkan bahwa da peristiwa kecelakaan yang terjadi di desanya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, minibus Ambulans yang kecelakaan tersebut sedang dalam perjalanan mengambil jajanan untuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) serta hendak menjemput warga lansia yang akan memberikan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Dia mengatakan, minibus Ambulans saat itu dibawa oleh warga desanya bernama Siswo Riyanto.

“Mobilnya digunakan untuk membawa jajanan yang kemudian mau dioper ke mobil lainnya, terus juga mau menjemput warga yang sudah lansia yang akan ikut nyoblos,” terang Sigit.

Namun nahas, saat mobil berada di jalan turunan, supir diduga salah menginjak pedal gas hingga menyebabkan kecelakaan.

“Korban saat itu langsung dilarikan ke rumah sakit umum daerah dr. Loekmono Hadi Kudus,” kata Sigit.

Lebih lanjut, Kepala Desa Japan menjelaskan bahwa saat dibawa ke rumah sakit, korban mengalami luka pada bagian kepala dan tangan. Sementara untuk mobil, mengalami kerusakan di bagian body luarnya.**