Kebakaran di Bakalan Krapyak Kudus, Dua Truk dan Tumpukan Limbah Dilalap Api

Proses pemadaman di lokasi kebakaran di Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.Id)

Material tersebut membutuhkan penanganan khusus karena perlu diurai agar proses penyiraman dapat menjangkau bagian yang masih menyimpan panas.

Dedik mengatakan, proses pemadaman dan pendinginan membutuhkan waktu yang bergantung pada kondisi material terbakar serta ketersediaan armada dan pasokan air.

“Limbah kapuk perlu diurai dan disiram dengan air dalam jumlah lebih banyak,” katanya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, pemilik lahan sekaligus warga setempat, Johan, mengaku mengetahui kebakaran setelah dibangunkan oleh pembantunya. Saat itu, api sudah membakar sebagian area di lokasi parkir.

“Saya sedang tidur, kemudian dibangunkan dan diberi tahu kalau ada kebakaran,” ungkap Johan.

Ia menyebutkan, dua truk yang terparkir di lokasi ikut terdampak, terutama pada bagian belakang kendaraan. Namun, kedua truk tersebut tidak terbakar secara keseluruhan.

Menurut keterangan petugas, suara ledakan yang terdengar saat kejadian diduga berasal dari ban truk yang terbakar.

Hingga proses penanganan berlangsung, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam tahap pendataan karena petugas masih melakukan pemadaman dan pendinginan.

Dedik mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama akibat pembakaran sampah yang tidak diawasi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan dan selalu mengawasi aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” tegasnya.***