KDMP Undaan Lor Buktikan Budidaya Ikan Nila Bioflok Bisa Sukses, Panen Perdana Tembus Ratusan Kilogram

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, menggelar panen perdana budidaya ikan nila dengan sistem bioflok tematik. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.id)

“Kita menghasilkan panen perdana dan pertama kali di Kabupaten Kudus dengan teknologi seperti ini atas bantuan dari pemerintah dan dukungan Pemerintah Kabupaten Kudus serta organisasi Koperasi Desa Merah Putih di Desa Undaan Lor,” ujarnya.

Ia berharap program tersebut dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Kudus.

“Ini sebagai langkah awal untuk mensejahterakan masyarakat di Desa Undaan Lor khususnya dan akan menjadi contoh bagi seluruh desa di Kabupaten Kudus,” katanya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, program bioflok tematik nantinya juga akan terintegrasi dengan program makan bergizi gratis melalui SPPG.

“Bioflok ini nanti akan berhubungan dengan SPPG ataupun makan bergizi gratis. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat mulai dari anak-anak sekolah hingga masyarakat umum,” tambahnya.

Ketua KDMP Undaan Lor, Rif’an Hamim mengungkapkan, keberhasilan panen perdana sekaligus menjawab keraguan masyarakat terhadap budidaya ikan nila di kolam terpal.

“Alhamdulillah kami bisa menjawab tantangan yang selama ini diragukan masyarakat bahwa budidaya ikan nila di dalam terpal itu tidak bisa besar,” ujarnya.

Ia menyebut ikan nila yang dibudidayakan telah mencapai ukuran konsumsi dalam usia sekitar empat hingga empat setengah bulan.

“Ada yang ukuran 1,3 kilogram isi empat ekor dan ada juga 2 kilogram isi lima ekor. Jadi rata-rata sekitar empat ons dan siap dipasarkan,” katanya.

Rif’an menjelaskan, saat ini terdapat 24 kolam bioflok dengan kapasitas sekitar 700 ekor per kolam atau total sekitar 16 ribu ekor ikan.

“Kalau selamat semua, potensi hasilnya sangat besar. Dalam waktu empat bulan bisa menghasilkan sekitar satu ton lebih,” jelasnya.***