Zaini menjelaskan banyaknya manfaat bagi masyarakat sekitar yang hadir karena dapat bersilaturahmi mempererat kerukunan, saling meningkatkan ekonomi lokal melalui UMKM dan peserta yang mengikuti perlombaan dapat menambah jam terbang dari potensi dirinya.
“Ini juga bisa menjadi salah satu metode dakwah bagi kami untuk mengingatkan kembali tentang ajaran bersedekah dari Sunan Muria, yakni Pager Mangkok,” katanya
Dengan begitu, masyarakat diharapkan dapat menemukan kembali khazanah sosial-spiritual sehingga berdampak pada laku hidup ke arah yang lebih baik, serta tidak melupakan sejarah penting, nilai-nilai dan budaya lokal di daerahnya.
”Artinya, kita tetap harus mengingat asal kita, bagaimana tradisi atau nilai budaya yang ada agar tetap relevan bagi siapapun dan sampai kapanpun,” tukasnya
Salah satu peserta lomba dari Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Nandhira mengaku senang dapat berpartisipasi mengikuti lomba puisi karena dapat mengembangkan potensi dari dan menambah jam terbangnya mengikuti perlombaan.
“Bermanfaat banget bisa ikut karena dapat mengasah kreativitas dan mengeksplorasi lagi kemampuan dari diri sendiri, selain itu banyak stand UMKM yang menarik dengan berbagai pilihan yang ada membuat suasana buka bersama menjadi lebih menarik,” tandasnya. ***
