Saat diperiksa, Phasa juga ditanya mengenai laporan pertanggungjawaban (LPJ) yang menunjukkan ada sejumlah dana yang diserahkan KONI Kudus untuk membayar gaji pemain maupun ofisial.
Menanggapi hal itu, dengan tegas Phasa mengatakan bahwa pembayaran gaji pemain maupun ofisial yang dilakukan KONI Kudus saat itu tanpa sepengetahuan pihak manajemen Persiku 2021.
“Itu di luar sepengatahuan tim manajemen Persiku 2021. Seharusnya itu (pembayaran gaji pemain maupun ofisial) lewat kita, tapi kita tidak merasa menerima pencairan, tidak merasa menerima uang dari siapapun,” terangnya.
“Jadi sampai saat ini kita belum ada pencarian sama sekali, 0 rupiah,” tegas Phasa.
Sebab itu, sampai saat ini LPJ manajemen Persiku 2021 belum selesai dikerjakan dan sempat ditolak saat ingin melakukan pencairan anggaran. Karena menurut Phasa, sampai saat ini ada beberapa hal yang belum diselesaikan pembayarannya oleh manajemen Persiku 2021.
Lebih lanjut, seminggu ke depan, Phasa bersama Manajer Persiku 2021 diminta untuk kembali hadir dalam pemeriksaaan yang dilakukan Kejari Kudus. Sejumlah berkas diminta untuk dibawa dalam pemeriksaan selanjutnya.
Di sisi lain, diketahui, Manajemen Persiku 2020 juga ikut diperiksa Kejari Kudus. Bahkan sampai pemeriksaan tim manajemen Persiku 2021 usai, pemeriksaan terhadap manajer Persiku 2020 masih berlangsung.***
