Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Jawa Tengah, Diana Ribut Hari Wibowo, didampingi Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kudus.
Kapolda kemudian meninjau berbagai fasilitas pendidikan yang telah diperbarui, mulai dari ruang kelas, area bermain edukatif, hingga sarana pendukung pembelajaran lainnya yang dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi anak-anak.
Menurut Heru, renovasi fasilitas pendidikan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap peningkatan mutu pendidikan anak usia dini.
“Renovasi dan pengembangan fasilitas pendidikan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi anak-anak,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan berlanjut dengan kunjungan ke SPPG Rendeng Polres Kudus. Dalam kesempatan itu, Kapolda meninjau langsung proses pengolahan makanan bergizi, fasilitas dapur, standar kebersihan, hingga sistem distribusi makanan kepada penerima manfaat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Artanto, menegaskan bahwa berbagai program yang dijalankan di Kudus merupakan bagian dari komitmen Polda Jateng untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
“Pembangunan Gedung BPKB modern, peningkatan sarana pendidikan anak usia dini, serta dukungan terhadap program pemenuhan gizi merupakan bagian dari upaya Polda Jateng untuk menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kami berharap seluruh program ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Kudus,” kata Artanto.
Ia menambahkan bahwa pembangunan manusia tidak hanya bergantung pada sektor keamanan, tetapi juga membutuhkan dukungan pendidikan dan kesehatan yang memadai.
“Kegiatan hari ini menunjukkan bahwa Polda Jateng tidak hanya fokus pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung pembangunan manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” pungkasnya.***
