KUDUS, ZONANEWS.ID – Pemanfaatan kain perca menjadi fokus dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar oleh Kresek.id berkolaborasi dengan green generation di Pendapa Rumah Dinas Wakil Bupati Kudus, Minggu, 21 Juni 2026.
Melalui workshop dan talkshow bertajuk “Benang Lama Cerita Baru”, masyarakat di Kabupaten Kudus diajak untuk melihat potensi limbah tekstil sebagai bahan baku produk kreatif yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.
Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan. Setelah melakukan registrasi, peserta menerima starter kit yang digunakan untuk mengikuti sesi edukasi dan praktik pemanfaatan kain perca menjadi berbagai kerajinan tangan.
Ketua Panitia Acara, Muhamad Alaika Bithoriqi Saifil Huda mengatakan, pemilihan kain perca sebagai bahan utama workshop bertujuan mengenalkan solusi sederhana dalam mengurangi timbulan sampah tekstil yang terus meningkat setiap tahun.
“Kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat bahwa barang sisa masih memiliki nilai guna dan bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat,” ujarnya.
Sebelum memasuki sesi praktik, peserta mendapatkan materi mengenai pengelolaan sampah dan konsep ekonomi sirkular. Materi tersebut menekankan pentingnya memperpanjang usia pakai barang bekas melalui kreasi produk menarik.
Dalam workshop, peserta diajak mengolah kain perca menjadi dua jenis kerajinan, yakni bunga tulip dan cepol rambut. Kedua produk tersebut dipilih karena mudah dibuat, memiliki nilai estetika, serta dapat bernilai ekonomi lebih.
Menurut Alaika, kain perca memiliki potensi besar untuk didaur ulang menjadi berbagai produk kreatif. Selama ini, sisa potongan kain dari industri konveksi dan usaha tekstil kerap berakhir menjadi sampah meski masih layak dimanfaatkan.
