Jembatan Garuda Tanjungrejo Rampung Dibangun, Perkuat Akses Warga dan Dorong Ekonomi Pedesaan

Peresmian Jembatan Garuda di Dukuh Kedung Mojo, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo. (Foto: Istimewa)

Pembangunan Jembatan Garuda dilaksanakan mulai 5 Juni hingga 4 Juli 2026. Infrastruktur sepanjang 12 meter dengan lebar 3,5 meter tersebut dibangun melalui kerja sama personel TNI bersama masyarakat dalam semangat gotong royong.

Dandim menambahkan, pada semester pertama 2026 program jembatanisasi mencakup empat lokasi di Kabupaten Kudus. Dua di antaranya telah selesai dibangun, yakni Jembatan Armco di Desa Pedawang dan jembatan gantung di Desa Ngembalrejo.

Sementara pembangunan di Tanjungrejo dan Desa Lau, Kecamatan Dawe, menjadi bagian dari tahap lanjutan program tersebut.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Kodim juga telah mengidentifikasi sejumlah lokasi prioritas lainnya, seperti Jetis Kapuan, Kaliwungu, Rejosari, dan Rahtawu. Penentuan titik pembangunan didasarkan pada kebutuhan masyarakat serta besarnya manfaat jembatan bagi aktivitas warga.

Mewakili Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus, Eko Djumartono mengapresiasi kontribusi TNI dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, kehadiran jembatan bukan sekadar menambah infrastruktur, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Jembatan ini menghadirkan manfaat yang sangat besar. Mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah, distribusi hasil bumi lebih cepat, dan akses menuju fasilitas pendidikan maupun layanan lainnya juga semakin baik,” kata Eko.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Kudus siap melanjutkan kolaborasi dengan memperbaiki akses jalan menuju jembatan agar fungsi infrastruktur tersebut semakin optimal.

“Sinergi seperti ini perlu terus diperkuat. Ketika TNI membangun jembatan, pemerintah daerah akan melengkapi dengan peningkatan kualitas jalan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara maksimal,” pungkasnya.***