KUDUS, ZONANEWS.ID – Mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus mudik Lebaran 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Kudus mulai menyiapkan berbagai strategi pengaturan lalu lintas, termasuk penyediaan jalur alternatif di sejumlah titik rawan kemacetan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Candi guna memastikan perjalanan pemudik tetap aman dan lancar.
Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Lantas Polres Kudus, Zubaidi, mengungkapkan bahwa kondisi arus lalu lintas hingga H-3 Lebaran masih terpantau relatif terkendali. Meski demikian, pihaknya tetap siaga menghadapi potensi peningkatan volume kendaraan dalam waktu dekat.
“Untuk arus mudik H-3 Lebaran ini masih lancar, baik di jalur Lingkar Tanggulangin maupun Pantura Timur. Namun kendaraan dari luar daerah sudah mulai masuk ke wilayah Kudus,” ujarnya, Selasa, 17 Maret 2026.
Ia menjelaskan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026, sementara arus balik diprediksi berlangsung pada 24 hingga 25 Maret 2026, bertepatan dengan berakhirnya masa libur Lebaran.
Sebagai langkah antisipasi, kepolisian telah menyiapkan jalur alternatif bagi pemudik, khususnya jika terjadi kepadatan di jalur utama seperti kawasan Jekulo dan Pantura.
