Inovasi Pelayanan RSA Kudus: ESWL dan Laser Katarak Kini Siap Layani Pasien

Pelayanan kesehatan di RS Aisyiyah Kudus. (Foto: ZONANEWS.ID)

“Dengan kehadiran dr. Kasihana, kini kami memiliki dua spesialis mata, sehingga pasien tidak perlu menunggu terlalu lama,” ungkapnya.

Teknik phacoemulsifikasi ini juga memberikan keuntungan lebih bagi pasien dibandingkan dengan operasi katarak tradisional.

“Karena luka sayatannya kecil, pemulihannya lebih cepat dan nyeri lebih minimal,” tambah dr. Rizky.

Bacaan Lainnya

RSA juga menyediakan layanan terapi rehabilitasi terbaru berupa terapi okupasi, yang bertujuan membantu pasien mengembangkan kembali kemampuan motorik dan kognitif setelah mengalami cedera atau gangguan kesehatan lainnya.

Layanan ini ditempatkan di ruang khusus di lantai 1 RSA, sehingga pasien bisa mendapatkan fasilitas rehabilitasi yang lengkap dan nyaman.

Menurut dr. Rizky, penambahan terapi okupasi merupakan langkah penting dalam mendukung pemulihan pasien yang memerlukan rehabilitasi berkelanjutan.

“Kami berharap fasilitas ini bisa memberikan efek positif bagi kualitas hidup pasien,” katanya.

Seluruh layanan baru di RSA hari ini telah dilakukan visitasi oleh BPJS Kesehatan sebagai bagian dari proses akreditasi layanan.

“Kami dari pihak manajemen sangat berterima kasih kepada BPJS yang telah berkunjung, dan semoga proses ini berjalan lancar sehingga layanan baru kami bisa segera melayani pasien BPJS,” tambah dr. Rizky.

Direktur RSA, dr. Indah Rosiana, MARS, juga menyampaikan bahwa penambahan layanan ini menunjukkan komitmen RSA dalam menyediakan akses kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami berharap masyarakat Kudus tidak perlu lagi mencari layanan kesehatan tertentu di luar daerah karena RSA telah menyediakan layanan medis yang lengkap,” ungkap dr. Indah.

dr. Indah menegaskan bahwa langkah ini hanyalah awal dari rencana jangka panjang RSA untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

“Kami akan terus berupaya menambahkan layanan lain sesuai kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi medis. Semoga RSA semakin memenuhi harapan masyarakat Kudus sebagai rumah sakit dengan komitmen pada kualitas dan akses layanan kesehatan,” pungkasnya. ***