Ini Dia Investor Jembatan Apung Kudus, Lebih dari 24 Jembatan Sudah Pernah Dibuat

Seorang ibu menggandeng anaknya melintasi Jembatan Apung Setrowaru penghubung Desa Setrokalangan Kudus dan Desa Kedungwaru Lor Demak. (NILA)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Investor jembatan apung penghubung Desa Setrokalangan Kudus dan Desa Kedungwaru Lor Demak akhirnya menampakkan diri. Tidak hanya satu, investor untuk jembatan apung tersebut diketahui ada beberapa orang.

Salah satunya Yahya Maulana, perwakilan dari para investor dari CV. Trisula Japun.

Yahya menjelaskan, para investor berasal dari Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Setidaknya, menurut Yahya sudah ada 24 jembatan apung yang telah mereka bangun.

Bacaan Lainnya

Yahya menceritakan, ide awal berinvestasi jembatan apung di Kudus dan Demak karena ingin meringankan beban masyarakat di kedua desa tersebut. Terutama para masyarakat yang sering beraktivitas menyeberang sungai pemisah dua desa yang ada.

“Kita ingin meringankan beban masyarakat, terutama masyarakat Kedungwaru yang mau melintas ke Setrokalangan dan sebaliknya,” terangnya selepas peresmian jembatan apung yang diberi nama Jembatan Setrowaru, Senin, 12 Desember 2022.

Pihaknya membenarkan bahwa selama ini bersama rekan-rekannya sudah sering membangun jembatan apung. Total ada 25 jembatan yang sudah dibangun di wilayah Jawa Tengah.

“Seperti di Bandung, Kerawang, dan Kudus ini yang ke-25,” sebutnya.

Kemungkinan untuk membangun jembatan lain, Yahya tersenyum menjawabnya. Keinginan untuk memperbanyak jembatan tetap ada, dan hal itu akan dipikirkan nantinya.