Indonesia Tutup Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 dengan Persembahan Tiga Emas


Richie Duta Richardo, wakil Indonesia peraih medali di Polytron Kudus Indonesia Masters 2026. (Foto: Istimewa)

Ia secara khusus mengapresiasi penampilan pemain muda seperti Richie, Isyana, dan Rinjani, serta keberhasilan pasangan Rian/Daniel.

“Wah luar biasa untuk prestasi. Soalnya dari Pontianak kita ada finalis tapi tidak juara, kali ini kita tiga gelar juara,” ujarnya.

Ia menambahkan, komposisi peserta di Kudus cukup kompetitif dengan kehadiran pemain dari China, Thailand, Taiwan, dan Jepang, sehingga keberhasilan Indonesia menjadi hasil yang patut diapresiasi.

Bacaan Lainnya

Keberhasilan penyelenggaraan Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 juga menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan turnamen internasional berikutnya.

Yuni menyebut pihaknya tengah mengkaji kemungkinan Kudus kembali dipercaya menjadi tuan rumah pada masa mendatang, termasuk mempertimbangkan kebutuhan dan kesiapan tempat pertandingan.

Menurutnya, agenda turnamen bulu tangkis internasional tahun berikutnya diperkirakan tetap beragam, mulai dari level Super 500, Super 1000, Super 100, International Challenge, hingga International Series, sesuai dengan rencana penyelenggaraan yang sedang dipersiapkan.

Sementara itu, Richie Duta Richardo, peraih emas di sektor tunggal putra mengaku bersyukur dapat menuntaskan turnamen dengan hasil terbaik di kota yang memiliki arti penting dalam perjalanan kariernya.

Kemenangan melalui pertandingan tiga gim itu menjadi gelar pertamanya di level Super 100, sekaligus pencapaian istimewa bagi pemain yang telah menempuh proses pembinaan di klub Djarum sebelum bergabung dengan Pelatnas.

“Pastinya saya senang bisa menyelesaikan turnamen Super 100 di Kudus ini dengan baik, tanpa cedera atau hal-hal yang tidak diinginkan. Saya juga senang bisa menjuarai Super 100 di Kudus, kota yang sudah saya kenal sejak masih junior dan menjadi tempat saya berproses sebelum masuk Pelatnas dari klub Djarum,” ujar Richie.

Richie sendiri menyatakan ingin tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya, termasuk turnamen level Super 500, tanpa terburu-buru memikirkan peluang naik ke sektor utama.

Ia berharap dapat terus memberikan penampilan maksimal dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kudus serta keluarga besar klub Djarum atas dukungan yang diberikan.

Dengan perpaduan prestasi atlet, antusiasme penonton, dan evaluasi penyelenggaraan, Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 meninggalkan catatan positif bagi bulu tangkis Indonesia. ***