“Jadi, area luar itu akan kita jadikan area nobar kalau seandainya terlalu penuh untuk masuk ke arena,” jelasnya.
Di area luar arena, masyarakat dapat menikmati arena bermain anak-anak serta berbagai tenan makanan dan minuman. Konsep ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman sportainment yang dapat dinikmati seluruh anggota keluarga.
Yuni menegaskan, penyelenggaraan turnamen ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga ingin menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap olahraga bulu tangkis sejak dini.
Ia berharap kehadiran atlet-atlet nasional maupun internasional dapat menginspirasi anak-anak di Kudus untuk berlatih dan berprestasi hingga tingkat dunia.
“Tujuannya nggak cuma event-nya sendiri, tapi kita ingin menginspirasi keluarga-keluarga di Kudus untuk semakin cinta dan suka dengan bulu tangkis,” ungkap Yuni.
Melalui Polytron Kudus Indonesia Masters 2026, masyarakat Kudus dan sekitarnya diajak memanfaatkan kesempatan untuk menyaksikan pertandingan bulu tangkis internasional secara langsung tanpa dipungut biaya.
Turnamen yang berlangsung pada 20-25 Oktober 2026 di Djarum Arena 2, Kaliputu, Kudus, ini diharapkan menjadi ajang hiburan sekaligus momentum untuk semakin mempopulerkan bulu tangkis dan melahirkan generasi atlet berprestasi Indonesia. ***
