Incip Manisnya Melon Sweet Net Asal Thailand yang Miliki Tekstur Crunchy di Kudus

Pembeli di Green House Ravatar saat memetik buah melon jenis sweet net dari Belanda. (MIA)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Buah melon menjadi salah satu buah yang rata-rata orang menyukainya. Rasanya yang manis dan lembut dengan kandungan air yang berlimpah, membuat buah dari tanaman menjalar ini banyak digandrungi.

Namun, tidak semua buah melon memiliki tekstur yang lembut saat di kunyah. Di Kabupaten Kudus, ada salah satu jenis melon dengan tekstur crunchy atau kriuk-kriuk saat dikunyah. Melon itu disinyalir berasal dari Thailand dengan nama sweet net.

Bila dilihat dari bentuknya, melon sweet net tidak jauh berbeda dengan jenis melon lainnya. Bentuknya bulat sedikit oval dengan kulit ber net atau terdapat garis-garis. Sedangkan warna dagingnya kuning keemasan.

Bacaan Lainnya

Seperti namanya, melon sweet net ini memiliki rasa yang manis dan segar. Saat digigit atau dikunyah, tektur daging buahnya crunchy atau kriu-kriuk. Bukan karena masih muda, namun tekstur kriuk-kriuk ini memang ciri khas melon tersebut.

Salah satu petani melon di Kelurahan Mlati Kidul, Junaidi mengungkapkan bahwa melon sweet net banyak digandrungi oleh para pembeli. Teksturnya yang berbeda dan rasanya yang manis, memang tidak bisa dibandingkan dengan jenis lainnya.

“Paling laris memang sweet net, itu dari Thailand,” ujar Junaidi saat ditemui di Green House Ravatar miliknya, di Kelurahan Mlati Kidul, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

Perawatan tanaman melon sweet net sendiri tidak jauh berbeda dengan jenis lainnya. Namun, Junaidi mengklaim bahwa lebih mudah dirawat saat di Green House ketimbang di lahan terbuka. Terlebih saat musim hujan.

“Perawatan sama saja, kalau lebih bagusnya ya di green house, hasilnya dari rasa buahnya juga tentu berbeda,” katanya.

Selain melon sweet net, Junaidi juga mengembangkan beberapa jenis melon lainnya di Green House Ravatar. Seperti Inthanon dari Belanda, Golden Alisa dari lokal Indonesia, New Century serta Ivory Gaya.

“Kalau di sini (Green House Ravatar) modelnya pembeli petik sendiri, milih sendiri melonnya, lalu bayar,” katanya.

Dalam sehari, pengunjung di Green House Ravatar bisa mencapai 20 sampai 50 orang. Mereka datang untuk membeli buah melon dengan cara memetik sendiri langsung dari tanamannya. Sedangkan yang paling banyak dibeli, yakni melon sweet net. ***