“Siang harinya kami juga rutin salat berjamaah Zuhur, bahkan Asar berjamaah untuk kelas unggulan,” tambahnya.
Ali pun menyambut hangat kedatangan Bupati Kudus, sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap sekolah swasta. Ia menegaskan bahwa SMP Muhammadiyah 1 berkomitmen untu mencetak peserta didik yang islami dan berprestasi.
“Kami merasa sangat bahagia dan bersyukur. Kehadiran Pak Bupati menunjukkan bahwa sekolah swasta juga mendapat perhatian yang sama. Jadi kami tidak merasa seperti anak tiri,” tuturnya.
Salah satu siswi, Azkiya mulya annisa mengaku senang dengan adanya kegiatan rutin keagamaan di sekolah. Menurutnya, kegiatan islami tersebut sama sekali tidak mengganggu pembelajaran akademik di sekolah.
“Enggak terganggu, soalnya setelah itu pelajaran tetap jalan seperti biasa. Senang bisa salat berjamaah dan doa bareng teman-teman. Setelah dhuha itu rasanya tenang banget,” terangnya.
Dengan pembiasaan bernuansa islami yang konsisten, SMP 1 Muhammadiyah Kudus menunjukkan bahwa pendidikan karakter dapat berjalan selaras dengan pendidikan akademik. ***
