KUDUS, ZONANEWS.ID – Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) wilayah Kabupaten Kudus menyebut keberlangsungan hidup apotek tergantung dari apotekernya.
Hal tersebut berdasar atas banyaknya apotek yang masih bisa bertahan hingga puluhan tahun dan ada pula yang cepat redup hanya dalam hitungan bulan.
Ketua IAI Kudus Sholihul Umam menyebut kejadian tersebut ada atas peran aktif dari sumber daya apotekernya. Maju mundurnya apotek dikatakannya tergantung peran apotekernya dalam memberikan pelayanan terkait obat-obatan.
“Maju mundurnya apotek itu tergantung oleh apotekernya. Makanya saya berharap teman apoteker aktif berperan di depan dalam pelayanan apotek (penyediaan obat) pada masyarakat,” kata Sholihul pada Minggu, 28 Agustus 2022.
Dalam memberikan pelayanan terkait obat-obatan, apoteker sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Mereka memliki fungsi dan tugas mulai dari penyediaan obat-obatan, pembelian, pengadaan, distribusi, hingga administrasi yang berhubungan dengan obat juga dalam tanggung jawab apoteker.
Mereka juga perlu mengetahui jenis dan golongan obat-obatan untuk kemudian bisa dikonsumsi masyarakat. Apoteker juga dilarang menjual obat-obatan golongan narkotika dan psikotropika secara bebas. Dalam pemberian obat-obatan tersebut diwajibkan menggunakan resep dokter.
