Hingga September 2023, DKK Catat Ada 8 Kasus Kematian Ibu Hamil di Kudus

Ilustrasi. Ibu hamil. (pixabay)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mencatat, ada 8 kasus kematian ibu yang terjadi mulai awal Januari hingga September 2023. Sementara kasus kematian bayi ada sekira 73 kasus dalam kurun waktu yang sama.

Hal itu disampaikan oleh Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi pada DKK Kudus, Muslimah. Ada sekira 400-an bayi yang lahir dengan berat badan lahir rendah (bblr), dan sekira 73 bayi diantaranya yang telah dinyatakan meninggal dunia.

“Kalau tahun kemarin itu kasusnya sekuta 540-an bayi yang lahir dengan bblr, semoga sampai akhir tahun ini nanti angkanya bisa turun,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, lanjut Muslimah, angka kematian ibu (AKI) tercatat ada 12 kasus pada tahun 2022. Sedangkan angka kematian bayi (AKB) ada 105 kasus.

“Semoga tahun ini bisa turun (angka kasusnya),” harapnya.

Muslimah menyampaikan, ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kematian ibu maupun bayi. Diantaranya, faktor dari sang calon ibu yang memang dinyatakan tidak layak hamil namun masih memaksakan hamil.

“Jadi ada ibu yang tidak layak hamil tapi masih hamil, misalnya punya penyakit penyerta seperti jantung, dimabetes millitus, kanker, dan lainnya. Jadi kalau tidak sekali diakhiri, malah ibunya yang bisa sampai meninggal,” tuturnya.