Sementara itu, Kepala SMP 1 Bae, Akhsanulkhaq mengatakan bahwa sekolahnya menerima bantuan revitalisasi tahap keempat. Bantuan anggaran yang didapatkan yakni sebesar Rp 506,8 juta untuk dikelola secaa swakelola.
Anggaran tersebut akan dipergunakan untuk tiga paket pengerjaan, meliputi, rehabilitasi ruang kesenian, rehabilitasi toilet 10 pintu, dan pembangunan toilet baru lima pintu.
“Awalnya kita ingin mengajukan untuk tennis indoor, tapi karena tahun ini tidak ada paket pengerjaan itu, jadi dapat bantuan toilet dan rehab ruang kesenian,” katanya.
Menurut Ahsanul, kondisi sarana memang sudah mendesak untuk diperbaiki. Toilet lama yang dilakukah rehab bahkan sudah berusia sekitar 20 tahun dan mengalami kerusakan di beberapa bagian.
Pihak sekolah menargetkan seluruh pekerjaan bisa selesai pada akhir November 2025.
Dengan jumlah siswa 768 anak yang terbagi dalam 24 kelas, pihak sekolah berharap revitalisasi sarpras ini mampu menunjang aktivitas belajar-mengajar lebih baik, termasuk mendukung potensi siswa di bidang olahraga dan seni.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian pemerintah. Revitalisasi ini benar-benar membantu sekolah dalam menyediakan fasilitas yang layak bagi siswa,” tutur Ahsanul. ***
