KUDUS, ZONANEWS.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus menemukan ratusan orang mengalami gejala ringan kasus gangguan jiwa, berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan jiwa melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Kretek.
Berdasarkan CKG periode Februari hingga pertengahan September 2025 yang dilakukan terhadap 89.535 orang, tercatat sebanyak 563 orang atau 0,63 persen menunjukkan tanda-tanda kecemasan dan 687 orang atau 0,77 persen tanda-tanda depresi.
Sekretaris DKK Kudus, Nuryanto menyampaikan bahwa gejala kecemasan dan depresi yang terjadi dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Seperti faktor ekonomi, sosial, lingkungan, bahkan keturunan.
“Di CKG memang ada pemeriksaan untuk kesehatan gangguan jiwa. Ini untuk deteksi awal agar kasus gangguan jiwa bisa tertangani sejak dini. Seperti pemeriksaan gejala kecemasan dan depresi,” ujar Nuryanto, Rabu, 17 September 2025.
Gangguan kesehatan jiwa yang ditemukan di Kudus sendiri memang bervariasi. Mulai dari ringan seperti kecemasan dan depresi, gangguan sedang seperti waham, hingga kasus berat seperti prikosis dan skizofrenia.
Menurutnya, kasus gangguan jiwa tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga bisa terjadi di kalangan anak-anak dan remaja. Misalnya, anak tersebut menjadi korban bullying atau perundungan di sekolah.
