Hasil CKG, Dinas Kesehatan Temukan Ratusan Orang di Kudus Alami Gejala Ringan Gangguan Jiwa

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Nuryanto. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

“Karena jadi korban bullying, akhirnya anak jadi pemurung, penakut, bahkan sampai melakukan upaya bunuh diri. Ini yang tidak boleh dibiarkan,” tuturnya.

Untuk menangani kondisi tersebut, DKK Kudus pun membentuk Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (PKJM) yang bersinergi dengen pemerintah desa (pemdes), karangtaruna, PKK, dan stakeholder terkait lainnya.

Tim PKJM ini akan bergerak hingga ke tingkat desa agar masyarakat yang mengalami gangguan jiwa bisa segera mendapatkan respons dan penanganan. Tim ini pun sudah mendapatkan pelatihan yang intensif untuk penanganan kasus terkait.

Bacaan Lainnya

“Jadi nanti ada intervensi, akan dicari penyebabnya (gangguan jiwa yang dialami) untuk dicarikan solusi dan pengobatan,” tandasnya.

Pemkab Kudus juga telah berkolaborasi dengan Panti Muria di Desa Ngembalrejo yang dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kerja sama ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan kesehatan jiwa masyarakat.

“Harapan kami, edukasi dan komunikasi tentang kesehatan jiwa dapat lebih digalakkan, agar kasus-kasus ringan tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih berat,” tukasnya. ***