Fasilitas ambulance diharapkan bisa disediakan untuk membantu warga kurang mampu dalam mengantarkan jenazah ke tempat pemkaman.
“Mobil ambulans yang ada di puskesmas kecamatan dan desa itu bisa dimaksimalkan untuk warga kurang mampu yang membutuhkan kendaraan untuk memakamkan jenazah,” ucapnya.
Pihaknya juga meminta agar masyarakat saling gotong royong terutama untuk memakamkan jenazah.
Apabila ada warga kurang mampu yang membutuhkan ambulans, tetangga terdekat harus tanggap dan melaporkan ke kepala desa. Sehingga, kades bisa langsung memfasilitasi.
Sementara itu, Kepala Dinsos P3AP2KB Agung Karyanto menyatakan, sebanyak 152 ahli waris yang menerima bantuan hari ini. Masing-masing ahli waris menerima santunan satu juta rupiah.
Rinciannya, penerima dari Kecamatan Kaliwungu sebanyak 18 ahli waris, penerima dari Kecamatan Kota sebanyak 16 ahli waris, dan penerima dari Kecamatan Jati sebanyak 17 ahli waris.
Kemudian, penerima dari Kecamatan Undaan sebanyak 13 ahli waris, penerima dari Kecamatan Mejobo sebanyak 22 ahli waris, penerima dari Kecamatan Jekulo sebanyak 24 ahli waris.
Penerima dari Kecamatan Bae sebanyak 5 ahli waris, penerima dari Kecamatan Gebog sebanyak 16 ahli waris, dan penerima dari Kecamatan Dawe sebanyak 21 ahli waris.
“Penerima bantuan periode Agustus sebanyak 152 ahli waris. Semoga bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” jelas Agung.***
