“Kami yakin, Pj Bupati akan clean dan clear dalam proses pengisian jabatan ini. Ansor Kudus siap untuk mengamati dan mengawasi proses yang berjalan,” tegasnya.
Di sisi lain, Ansor Kudus dikatakan Arif juga merasa heran jika ada pernyataan yang mempertanyakan usaha yang dilakukan oleh Pj Bupati Kudus tersebut.
Bahwa memang kenyataannya ada jabatan yang kosong lama, yang sudah seharusnya segera diisi untuk memaksimalkan pelayanan publik.
“Jika kosong terlalu lama, kasihan kasihan masyarakat” ucap Arif.
Kritik terhadap langkah Pj Bupati Kudus ini menjadi pertanyaan besar bagi Ansor Kudus, apalagi sesuai aturan apa yang dilakukan oleh Hasan Chabibie tidak melanggar aturan yang ada.
Tapi apapun itu, GP Ansor menegaskan bahwa tata kelola pemerintahan Kabupaten Kudus memang sudah seharusnya dibersihkan.
“Sehingga ke depan birokrat-birokrat yang ada benar-benar maksimal dan profesional dalam bekerja melayani masyarakat,” terang Arif.***
