Abu menyampaikan bahwa ada peningkatan jumlah murid pada SMPB tahun ini, dibanding tahun sebelumnya yang hanya mendapat 54 murid pada tahun 2024. Proses pendaftaran sekolah juga dilakukan secara offline atau daring.
“Tahun lalu hanya 54 murid, jadi dibagi dua kelas, untuk masing-masing kelas ada 27 murid. Kalau tahun ini dapat 56 murid sesuai kuota daya tampung, masing-masing kelas ada 28 murid,” terangnya.
Pihaknya juga membeberkan bahwa murid dari Kecamatan Gembong, Pati, terbilang memiliki jarak yang cukup dekat dengan sekolah. Dibanding dengan murid dari Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kudus yang justru memiliki jarak lebih jauh.
“Jadi memang beberapa ada dari Kandangmas, Tergo, dan sekitar sekolah. Mungkin karena mereka kesulitan membuat akun untuk SPMB online, jadinya ke sekolah kita (SMP 3 Dawe) yang langsung datang ke sekolah bisa daftar,” terangnya.
Pelaksanaan SPMB di SMP Negeri 3 Dawe pun dinilainya sudah rampung, dan tinggal menunggu mulai masuk sekolah pada tahun ajaran baru 2025/2026 yang dijadwalkan per 14 Juli 2025 mendatang. ***
