KUDUS, ZONANEWS.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus kembali merilis situasi HIV AIDS yang terjadi di wilayah setempat. Terdapat 68 kasus penemuan kasus HIV/AIDS yang tercatat sejak Januari hingga Mei 2025.
Jumlah tersebut terbagi menjadi pasien dari Kudus sebanyak 43 kasus dan pasien dari luar Kudus sebanyak 25 kasus. Untuk kasus HIV/AIDS yang ditemukan di Kudus, tersebar di delapan kecamatan dari total sembilan kecamatan yang ada.
Satu-satunya kecamatan yang belum ditemukan kasus HIV/AID yakni Undaan. Sementara di Kecamatan Gebog ditemukan 4 kasus, Dawe 4 kasus, Kaliwungu 3 kasus, Bae 5 kasus, Kota 8 kasus, Jati 8 kasus, Mejobo 3 kasus, Jekulo 8 kasus.
DKK Kudus juga mencatat orang dengan HIV (ODHIV) yang sedang menjalani terapi Antiretroviral (ARV) ada sebanyak 609 kasus. Sedangkan ODHIV menjalani pemeriksaan Viral Load (VL) tercatat ada sebanyak 346 pasien.
DKK juga melakukan pengawasan terhadap orang dengan risiko HIV dan mendapat pelayanan usai standar. Meliputi, ibu hamil dengan 3.593 orang, Lelaki Seks Lelaki (LSL) ada 960 orang, Wanita Pekerja Seks (WPS) ada 4 orang.
Lalu, pasien Tuberkulosis (TB) ada 126 orang, pasien yang terinfeksi Penyakit Menular Seksual (IMS), Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang terinfeksi HIV ada 214 orang. Sedangkan pengguna narkoba suntik nol kasus.
Sekretaris DKK Kudus, Nuryanto menyampaikan bahwa upaya untuk mencegah penyebaran kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kudus telah dilakukan dengan maksimal. Mulai dari upaya razia tempat hiburan, prostitusi, hingg menyasar kelompok khusus.
