KUDUS, ZONANEWS.ID – Usai kedatangan Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus ke kediaman Muhammad Anand Ardioanto, tawaran pemeriksaan kesehatan usai tragedi pemerasan oleh oknum organisasi masyarakat (ormas) akhirnya terealisasi.
Hari ini, Kamis, 16 April 2026, pegawai dari Dinas Sosial mengantarkan Anand, yang merupakan Pedagang Kaki Lima (PKL) korban dugaan pemerasan oknum ormas di Jalan Sunan Muria, memeriksakan diri ke polisi jiwa RSUD dr. Loekmono Hadi.
Tak hanya Anand, mereka juga mengajak ibu Anand untuk turut memeriksakan diri setelah mengaku terguncang hebat akibat tragedi intimidasi yang dilakukan oleh ormas kepada putra satu-satunya tersebut.
Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pada Dinas Sosial P3AP2KB Kudus, Yuni Saptorini menerangkan bahwa Anand dan Ibunya diantarkan ke RSUD untuk periksa kesehatan di dokter umum dan psikolog.
Pada pemeriksaan kesehatan di dokter umum, Yuni mengungkapkan bahwa kesehatan keduanya secara keseluruhan dan kondisi normal. Hasil yang sama ketika berkonsultasi dengan psikolog.
“Kondisinya baik dan sudah mendapatkan rekom dari Psikolog, hasilnya bagus kondisi kesehatannya, tidak ada trauma yang lebih” ujar Yuni.
Ia juga menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan ke dokter umum dan psikolog dilakukan dalam waktu 30 menit. Keduanya juga tidak diberikan resep obat, mengingat kondisinya yang normal dan tidak ada gejala negatif.
