Dinas Kesehatan Kudus: Angka Stunting Turun di 2023

Pengukuran tinggi badan balita di Posyandu Mlati 2 Kelurahan Mlatinorowito, Kecamatan Kota, Kudus. (MIA)

“Yang tahun 2023 masih 16,8 persen, harapan kami di 2024 memang dibawah 14 persen angka stuntingnya,” terangnya.

Sedangkan untuk kasus stunting berdasarkan e-PPGBM, pihaknya menargetkan bisa turun di bawah 4 persen untuk tahun 2024 ini.

Lebih lanjut, Nuryanto menyampaikan bahwa upaya spesifik untuk penanganan kasus stunting sudah dilakukan mulai dari hulu sampai hilir. Baik itu, melalui penguatan calon pengantin (catin), ibu hamil, maupun bayi yang dilahirkan.

Bacaan Lainnya

“Kita advokasi pula untuk ASI (air susu ibu) eksklusif untuk bayi usia 0-6 bulan agar diberikan oleh sang ibu. Apalagi, di Kudus kebanyakan kan karyawan pabrik, jadi kita kerjasama dengan perusahaan agar menyediakan kelonggaran bai ibu untuk memberikan ASI eksklusif,” terangnya.

Selain itu, DKK Kudus juga menguatkan program Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang akan menangani masalah kesehatan di seluruh siklus kehidupan. Mulai dari bayi lahir, anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia. ***