KUDUS, ZONANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mendapatkan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebesar Rp 10,6 miliar untuk pembangunan gedung perpustakaan daerah baru.
Pembangunan gedung perpustakaan baru ini dijadwalkan mulai pada tahun 2025 memdatang, sebagai bagian dari program Perpustakaan Nasional (Perpusnas) untuk meningkatkan literasi masyarakat.
“Setelah melalui proses perencanaan, termasuk Detail Engineering Design (DED) dan verifikasi, Alhamdulillah sertifikat DAK sudah diserahkan. Ini diharapkan menjadi legasi yang baik untuk meningkatkan literasi di Kudus,” ujar Penjabat Bupati Kudus, M Hasan Chabibie.
Gedung perpustakaan akan dibangun di kawasan Balai Jagong. Hasan menjelaskan bahwa area tersebut dipilih karena potensinya sebagai ruang publik, sehingga perpustakaan dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat.
“Rencananya di lahan depan Pasar Baru yang luasnya sekitar 7 hektar. Gedung ini nantinya dirancang multifungsi, dapat digunakan untuk seminar dan berbagai kegiatan lain,” tambahnya.
Hasan juga menyoroti pentingnya pembangunan perpustakaan ini dalam upaya meningkatkan indeks literasi di Kabupaten Kudus, yang saat ini masih berada di bawah rata-rata nasional dan Jawa Tengah.
Ia menegaskan bahwa peningkatan literasi adalah salah satu kunci dalam memperbaiki kualitas pendidikan dan mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Literasi yang baik akan menggairahkan dunia pendidikan, sehingga proses pembangunan nasional bisa berjalan sesuai harapan,” ungkapnya.
Selain mendapatkan kucuran DAK fisik untuk pembangunan gedung perpustakaan baru, Pj Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemkab Kudus telah menerima dukungan koleksi buku dari Perpusnas.
Hasan mengucapkan terima kasih kepada Perpustakaan Nasional RI, khususnya kepada Prof. Aminuddin dan tim, atas dukungan berupa koleksi buku yang nantinya akan melengkapi perpustakaan tersebut.
“Koleksi buku tambahan ini juga akan disalurkan ke taman bacaan di desa dan kota sekitar,” tambahnya. ***
